Showing posts with label Bom Kampung Melayu. Show all posts
Showing posts with label Bom Kampung Melayu. Show all posts

Negara Tetangga Malaysia Memperketat Keamanan di Perbatasan

Negara Tetangga Malaysia Memperketat Keamanan di Perbatasan


Negara Tetangga Malaysia Perketat Perbatasan

Malaysia akan memperketat keamanan di wilayah perbatasan menyusul serangkaian serangan teroris yang melanda sejumlah negara tetangganya di ASEAN.

Menurut The Star yang dikutip Asian Correspondent, serangkaian serangan di Filipina, Indonesia, dan Thailand mendorong Menteri Pertahanan Malaysia Hishammuddin Hussein untuk memerintahkan angkatan bersenjata meningkatkan patroli di seluruh wilayah perbatasan.

"Ini karena insiden yang terjadi di tiga tetangga kita, yakni pengeboman sebuah rumah sakit di Bangkok, bom bunuh diri di Kampung Melayu, Jakarta dan konflik yang kian memburuk antara militer Filipina dengan kelompok militan di kota Marawi, Mindanao," terang Hussein melalui sebuah pernyataan tertulis.

"Di Sabah, angkatan bersenjata akan lebih siaga, termasuk melalui kapal tambahan untuk berpatroli dan penempatan pasukan reaksi cepat yang akan bergabung dengan pasukan yang beroperasi di pulau-pulau luar negara bagian," imbuhnya.

Hussein menambahkan, patroli tempur akan diposisikan di lokasi strategis dan pasukan infanteri tambahan akan ditugaskan untuk memastikan seluruh pantai Lahad Datu terlindungi. Lahad Datu terletak di sebelah timur Sabah.

Menhan Malaysia itu pun menerangkan bahwa ia telah berbicara dengan Wakil PM Ahmad Zahid Hamidi yang juga menjabat sebagai menteri dalam negeri. Menurutnya, Hamidi mengungkapkan keprihatinan tentang keamanan dunia.

"Serangan teroris yang baru-baru ini terjadi di Mesir, Manchester, Irak, dan Afghanistan membuktikan bahwa ancaman ini nyata," ungkap Hamidi.

Negeri Jiran sebelumnya mengumumkan telah menangkap enam orang di Malaysia yang menjalin hubungan dengan ISIS. Sementara itu, pihak kepolisian Filipina menyatakan, sejumlah warga Malaysia diketahui bergabung dengan kelompok Maute, militan yang menyerbu kota Marawi. Kelompok itu telah bersumpah terhadap ISIS.

Tukang Ojek Selamatkan Korban Bom


Eviyuliswir tak menyangka, suara yang dipikirnya ban pecah saat berada di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur adalah suara ledakan bom. Dia pun langsung membawa korban yang terluka menuju rumah sakit terdekat dengan motor yang dipakainya untuk ojek.

"Saya juga tadi mengantar korban ke RS Budhi Asih," kata Evi sambil mengendarai sepeda motor dari lokasi ledakan di Terminal Kampung Melayu menuju RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur, tempat korban luka-luka dirawat pada Rabu 24 Mei 2017 sekitar pukul 23.00 WIB.

Evi, yang bekerja sebagai pengojek, biasa mangkal di Terminal Kampung Melayu dan saat ledakan terjadi dia sedang santai menunggu penumpang.

Awalnya, dia mengira ledakan tersebut bukan bom. "Saya pikir bukan bom, (tapi) ban meledak, makanya saya lari ke dalam, saya pengen tahu," kata dia seperti dilansir dari Antara.

Saat masuk ke terminal untuk mengetahui sumber ledakan, Evi mengaku bersama korban luka yang dia antar ke RSUD Budhi Asih.

"Ledakan pertama, korban masuk ke dalam, dia tolong polisi yang kena, enggak tahu kalau ada bom kedua," ujar dia.

"Saya bantu, bawa ke rumah sakit. Jadi, jaket saya darah semua," katanya sambil mengarahkan pandangan ke pundak kanannya.

Darah tak terlihat di jaket biru tua Evi malam itu, namun bagian yang dia tunjuk terasa basah saat dipegang.

Setelah menjauh dari lokasi Terminal Kampung Melayu yang dipenuhi kerumunan masyarakat yang hendak melihat tempat kejadian, Evi melanjutkan ceritanya.

Ia menuturkan, ledakan pertama terjadi di dalam terminal, di dekat dengan halte Transjakarta, sementara bom kedua meledak di dekat toilet.

"Lebih kuat bom kedua, lebih bahaya bom kedua. Banyak korban di bom kedua," kata Evi.

Evi mengaku melihat seseorang yang dia rasa merupakan pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu.

"Umur sepertinya 30 tahun ke bawah. Kulit sawo matang. Enggak gendut, tingginya seperti saya ini (sekitar 170 cm), rambut kurang jelas, baju hitam kebiru-biruan," kata dia.

Saat berhenti di lampu merah, sambil menghela napas Evi mengucap "Astagfirullah...Dari kelompok mana ya? Rakyat kecil yang dia beri," kata dia.


Kategori

Kategori