Showing posts with label Firza Husein. Show all posts
Showing posts with label Firza Husein. Show all posts

Lengkapi Berkas, Firza Husein Kembali Diperiksa

Lengkapi Berkas, Firza Husein Kembali Diperiksa 



Ketua Yayasan Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein diagendakan kembali diperiksa Penyidik Polda Metro Jaya, Selasa, 4 Juli 2017 besok. Pemeriksaan ini guna melengkapi berkas terkait dugaan chat berkonten pornografi yang diduga dilakukan bersama Rizieq Shihab.

"Iya, besok jam 10.00 WIB akan diperiksa untuk P19-nya dia. Kami akan memeriksa tambahan," kata Kabag Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, (3/7/2017).

Untuk materi pemeriksaan, Argo enggan berkomentar lebih jauh. Namun, pemeriksaan besok diketahui tanpa melibatkan Emma, teman dekat Firza.

"Ya itu (materi pemeriksaan) tidak bisa saya sampaikan. Dia saja (Firza) yang diperiksa, Kak Emma tidak," ucap dia.

Sebelumnya, penyidik telah meneruskan berkas pemeriksaan Firza ke pihak Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Namun, karena kurang lengkap, berkas tersebut dimentalkan kembali ke pihak penyidik Polda Metro Jaya. Karenanya, penyidik membutuhkan keterangan yang bersangkutan dengan memeriksanya kembali.

Sebelumnya, penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya masih memperbaiki berkas perkara kasus pornografi dengan tersangka Firza Husein. Perbaikan dilakukan setelah berkas tersebut dikembalikan oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta atau P19.

Meski begitu, penyidik tidak berencana memeriksa Firza kembali. Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan, keterangan Firza sudah dianggap cukup. Penyidik saat ini tinggal melengkapi syarat formil dan materil yang dianggap kurang.

"Saya rasa sudah tuntas. (Berkas) saudari Firza sudah masuk ke JPU. Kita tinggal lengkapi beberapa," ujar Iriawan di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin, 19 Juni 2017.

Dia menuturkan, berkas Firza Husein masih akan diteliti kembali oleh jaksa setelah diperbaiki penyidik. Ia berharap berkas tersebut segera dinyatakan lengkap atau P21 agar bisa langsung disidangkan.


Alasan Rizieq Shihab Batal Pulang ke Indonesia 12 Juni

Alasan Rizieq Shihab Batal Pulang ke Indonesia 12 Juni

Alasan Rizieq Shihab Batal Pulang ke Indonesia 12 Juni

Rizieq Shihab, tersangka kasus pornografi, menolak pulang ke Indonesia. Padahal sebelumnya, pentolan Front Pembela Islam (FPI) ini merencanakan pulang ke Indonesia pada 12 Juni untuk menghadapi proses hukum yang menjeratnya.

Lalu, apa alasan Rizieq mengurungkan niatnya pulang ke Indonesia?

"Alasannya di sini dikriminalisasi," kata pengacara Rizieq Shihab, Sugito Atmo Prawiro, saat dihubungi, Rabu (7/6/2017).

Sugito menilai, kasus yang menjerat Rizieq dipolitisasi. Namun, dia tidak menyebutkan unsur politis yang disebut mendera kliennya itu.

"Makanya dihadapinya dengan politis juga," ujar Sugito.

Disinggung mengenai pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan yang menyebut dan bersumpah tidak ada kriminalisasi terhadap Rizieq, Sugito balik meminta penyidik Polda Metro menangkap penyebar chat seks tersebut.

"Kalau tidak ada keinginan kriminalisasi, yang upload dulu yang ditangkap, motivasinya apa upload," ujar Sugito.

Terkait hasil uji digital forensik yang menyebut banyak bukti dari hasil uji laboratorium, Sugito justru mempertanyakan keluarnya chat seks ke publik.

"Kan begini, kalau domain privat jadi keluar, kan dipertanyakan," kata Sugito.

Sumpah Kapolda Metro Jaya


Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan membantah pihaknya mengkriminalisasi Rizieq Shihab dalam perkara chat seks dengan tersangka Firza Husein. Bahkan, Iriawan memberi peringatan keras kepada pengacara Rizieq terkait tudingan polisi sengaja menyebar chat seks tersebut.

"Bisa kena pidana nanti, jangan bicara sembarangan. Pengacara tidak boleh memprovokasi, ada kode etiknya. Nanti kalau ada yang melaporkan anggota kepolisian sakit hati, masalah, kasihan," kata Iriawan di Jakarta, Senin 5 Juni 2017.

Iriawan mengatakan, pihaknya masih mendalami dan menyelidiki penyebar chat seks diduga Rizieq-Firza melalui baladacintarizieq.com. Dia mengakui, tidak semua kasus dapat diselesaikan dengan cepat.

"Dunia maya kan besar sekali. Kami akan melakukan dengan ahli dulu. Tidak semua tindak pidana terungkap dengan cepat," kata mantan Kapolda Jabar ini.

Iriawan menegaskan penyidik Polda Metro Jaya tidak mengkriminalisasi Rizieq dengan kasus chat seks.

"Enggak boleh dong, dosa besar itu (kriminalisasi). Kita murni aja hanya penegakan hukum. Sumpah demi Allah enggak ada itu. Kalau ada itu betul-betul bisa dosa besar sekali. Ulama itu kan panutan kita," ujar Iriawan.

Fakta di Balik Dugaan Chat Seks Rizieq dan Firza Husein

Fakta di Balik Dugaan Chat Seks Rizieq dan Firza Husein

Polda Metro Jaya telah menyita telepon seluler (ponsel) milik pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan tersangka makar Firza Husein. Penyitaan dua ponsel itu berkaitan dengan proses penyidikan kasus dugaan pornografi berupa chat seks, yang tengah ditangani penyidik Ditreskrimsus.

Polda Metro juga telah menemukan adanya komunikasi dua arah antara ponsel milik Rizieq dan Firza. Namun, polisi belum bisa memastikan, apakah komunikasi melalui telepon genggam tersebut berkaitan dengan kasus pornografi yang sempat viral di media sosial.

Pernyataan polisi dibantah Ketua Bantuan Hukum FPI sekaligus pengacara Rizieq, Sugito Atmo Pawiro. Dia mengatakan, ponsel kliennya belum pernah disita polisi.

"Kalau handphone-nya Habib Rizieq, setahu saya belum pernah disita polisi. Tapi kalau orang yang pernah berhubungan dengan beliau, mungkin," ujar Sugito saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu 3 Mei 2017.

Orang lain yang dimaksud Sugito yakni beberapa anggota FPI yang pernah diperiksa sebagai saksi, terkait kasus dugaan chat seks. Namun, dia tak tahu persis jumlah anggota ormas itu yang pernah diperiksa beserta ponselnya.

"Memang ada, tapi bukan punya Habib (Rizieq Shihab). Mungkin hanya HP (ponsel) anggota FPI yang lainnya, karena dianggap pernah berhubungan dengan Habib," kata dia.

Anggota FPI yang pernah diperiksa polisi di antaranya Muhsin Alatas, yang merupakan petinggi ormas tersebut. Namun, Sugito lagi-lagi membantah jika polisi mengambil informasi di ponsel Rizieq dan Firza melalui ponsel Muhsin.

"Enggak benar itu. Saya jamin itu enggak benar," dia membantah.

Sementara, Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono tak mempermasalahkan bantahan dari pihak Rizieq. Yang pasti, polisi terus mengungkap kasus dugaan chat seks dengan mengumpulkan bukti-bukti baru.

"Kamu percaya pengacara apa polisi? Kan sudah disita handphone-nya," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Rabu 3 Mei 2017.

Namun, Argo enggan berkomentar banyak mengenai alasan polisi mendapatkan ponsel Rizieq dari Muhsin. Dia juga enggan berandai-andai mengenai kemungkinan ponsel tersebut akan dibuang Muhsin.

"Makanya saya baru mau periksa Habib Rizieq, dia belum datang. Nanti setelah kami periksa, baru kami tahu. Dia (Muhsin) juga belum diperiksa, nanti tunggu yang bersangkutan," ucap Argo.

Rizieq Shihab, Muhsin Alatas, serta beberapa saksi seperti Firza Husein, istri Rizieq Shihab, Syarifah Fadlun Yahya, dan Kak Ema diagendakan diperiksa pada Selasa 25 April lalu, tetapi tidak ada yang hadir. Polisi pun berencana memanggil ulang.

Hingga kini, polisi juga belum melayangkan surat panggilan terhadap mereka. Sementara Rizieq bersama keluarganya tengah berada di Tanah Suci untuk ibadah umrah. Belum diketahui kapan dia akan kembali ke Tanah Air.

Kasus pornografi berupa chat seks yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein ini sempat viral di dunia maya. Polisi pun bertindak cepat dan meningkatkan perkara tersebut ke tahap penyidikan.

Firza sendiri telah diperiksa saat ia ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua atas kasus dugaan pemufakatan makar, tetapi kini telah ditangguhkan. Saat ditahan, polisi menggeledah rumah Firza dan menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan kasus pornografi tersebut.

Hingga saat ini, Firza tak mengakui bahwa foto tak senonoh yang beredar bersama chat seks itu adalah dirinya. Begitu pula Rizieq yang menyatakan bahwa kasus chat seks itu adalah fitnah.

Namun, Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan menyatakan bahwa barang bukti yang disita dari rumah Firza Husein identik dengan gambar mesum yang viral.

Kategori

Kategori