Showing posts with label Sukabumi. Show all posts
Showing posts with label Sukabumi. Show all posts

Kereta yang Bawa Jokowi ke Sukabumi Disebut Luar Biasa

Kereta yang Bawa Jokowi ke Sukabumi Disebut Luar Biasa


Kereta yang Bawa Jokowi ke Sukabumi Disebut Luar Biasa


Presiden Joko Widodo kali ini memilih menggunakan kereta api untuk menuju lokasi kunjungan kerja di Sukabumi, Jawa Barat. Kereta api yang disediakan tentu bukan sembarangan, tapi Kereta Api Khusus Luar Biasa.

Kereta ini memang berbeda dengan kereta pada umumnya. Gerbong dalam rangkaian kereta juga disiapkan khusus untuk perjalanan Kepresidenan.

Kepala Humas PT KAI Daops 1 Suprapto mengatakan, pihaknya baru dihubungi pihak Istana Kepresidenan pada Selasa, 29 Agustus 2017. Pihak Istana menyampaikan, Presiden akan menggunakan kereta menuju ke Sukabumi untuk merayakan Idul Adha di sana.

PT KAI Daops 1 lantas menyediakan rangkaian kereta untuk kapasitas 140 orang. Rangkaian terdiri atas 2 lokomotif, 1 gerbong pembangkit listrik, 1 gerbong makan, 2 gerbong eksekutif, dan 2 kereta khusus wisata.

"Kami menyediakan 2 kereta wisata dalam rangkaian. Yang tersedia adalah Kereta Bali dan Jawa," kata suprapto di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (31/8/2017).

Suprapto menjelaskan, sebenarnya tidak ada yang istimewa dalam mempersiapkan kereta kepresidenan ini. Seluruh kesiapan sudah tertuang dalam standar operasional prosedur PT KAI. Hanya ada beberapa penyesuaian saja terkait dengan pengamana Paspampers.

"Nama Kereta Luar Biasa juga bukan karena ada yang istimewa. Karena Perjalanan kereta di luar kereta reguler, di luar kebiasaan, karena itu disebut Kereta Luar Biasa," imbuh Suprapto.

Tidak Mengganggu Rutinitas

Suprapto memahami, Presiden Jokowi merupakan Presiden yang dekat dengan rakyat. Semua kegiatan di Stasiun Gambir juga berjalan seperti biasanya, sehingga tidak ada gangguan akibat perjalanan Presiden.

"Bisa dilihat, penumpang santai saja. Mereka berangkat sesuai jadwal. Tidak ada yang terganggu, padahal ini juga arus mudik," pungkas dia.

Jokowi berangkat dari Stasiun Gambir sekitar pukul 10.05 WIB. Setibanya di stasiun, Jokowi langsung masuk ke Gerbong Kereta Wisata Bali.

Duduk di kompartemen khusus, Jokowi ditemani sang istri Iriana Jokowi dan anak keduanya Kahiyang Ayu. Dari luar gerbong, tampak ketiganya langsung asyik berbincang.

Kereta Wisata Bali merupakan satu dari 6 kereta wisata yang dimiliki PT KAI. Kereta berkapasitas 20 orang itu mulai beroperasi pada 2009.

Seperti namanya, nuansa khas Bali mendominasi interior gerbong. Ada 16 kursi di ruang rapat dan ruangan khusus (VVIP). Gerbong juga dilengkapi dengan Mini Bar, kamar mandi (toilet), Audio/Video dan pendingin ruangan (AC) tersedia di dalam kereta ini.



Karya Seni Lukis Bakar Asal Sukabumi

Karya Seni Lukis Bakar Asal Sukabumi 


Melukis itu ternyata tidak selalu dengan media kanvas dan catnya. Banyak rupa yang dihasilkan para seniman di Indonesia ini.

Salah satunya yang dilakukan seniman muda asal Sukabumi, Jawa Barat, Mochamad Shidiq Syaefulrachman. Kini pemuda lulusan jurusan otomotif SMKN 4 tahun 2011 ini sedang menekuni seni lukis bakar dengan media kayu dan alat pen menyerupai solder listrik.

Puluhan karya lukisnya mulai dari gambar pemandangan alam, binatang, hingga wajah-wajah musisi dunia telah dihasilkannya. Belum lagi lukisan-lukisan sesuai pesanan, seperti lukisan keluarga dan wajah pribadi.

Bahkan dua warga negara Belanda dan Jepang turut pula memesan wajahnya untuk dilukis oleh pemuda asal Gang Lipur, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Gunung Parang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi itu.

''Awalnya saya iseng saja. Saat itu sedang memperbaiki radio, saat itu soldernya yang masih panas saya coba dipakai menggambar di atas kayu dan ternyata bisa,'' ungkap Shidiq panggilan akrab Mochamad Shidiq Syaefulrachman saat ditemui di rumahnya.

Karena penasaran, lanjut dia, menggambar dengan alat solder listrik di atas kayu itu terus dipelajarinya secara otodidak. Sejumlah gambar sketsa wajah musisi dunia seperti John Lennon dan aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) almarhum Munir berhasil dilukis di atas kayu.

''Saya belajar secara otodidak. Walaupun darah seni saya mengalir dari ayah saya. Ayah dulu pernah juga melukis waktu di Taman Mini Jakarta,'' tutur putra semata wayang pasangan Mansur Zaelani dengan Ai Sumiati.

Menurut dia tidak semua kayu dapat dijadikan sebagai media melukisnya. Hanya ada tiga jenis kayu yang biasanya dipakai sebagai media, antara lain pinus, damar dan bayur.

''Dari ketiga jenis kayu ini juga punya karakter masing-masing.

Sebelum melukis, kayu-kayu yang akan dijadikan media menggambar itu harus dibuat sehalus mungkin. Makanya dalam prosesnya harus diamplas semua permukaannya agar rapih.

''Barulah dibuatkan sketsanya dulu, setelah itu baru dilukis. Setiap gambar yang dilukis memerlukan waktu yang berbeda-beda. Kalau ukuran kecil biasanya lebih sulit, ya ada yang selesai seminggu ada juga yang sampai sebulan,'' tutur dia.

Hasil karya lukis di atas kayu ini, kata Shidiq, banyak pesanan dari luar Sukabumi. Karena awalnya, beberapa foto hasil karyanya itu sempat dipajang di media jejaring sosial Facebook dan akun instagram miliknya, Munafvck Official.

''Alhamdulillah banyak yang mengapresiasi dan juga memesan untuk dibuatkan lukisan wajahnya. Termasuk warga Belanda dan Jepang yang juga minta dilukis di atas kayu,'' aku Shidiq.

Ke depan, dia berharap, ingin mengembangkan hobi menggambar desain, dan melukis di atas kayu dengan alat bakar ini menjadi salah satu usaha yang dapat menghasilkan uang.

Kategori

Kategori