Showing posts with label Tekno. Show all posts
Showing posts with label Tekno. Show all posts

3 Cara Tangkal Hater di Internet


3 Cara Tangkal Hater di Internet

Haters gonna hate atau pembenci akan tetap membenci, ungkapan ini cukup sering terdengar di ranah internet. Sudah bukan rahasia seiring perkembangan jejaring sosial, pesan untuk membangkitkan tanggapan emosional atau kemarahan, banyak bertebaran di internet.

Para pengirim pesan itu kerap disebut sebagai hater di internet. Para hater ini menyerang siapa saja yang tidak disukai. Mereka bahkan tak keberatan menggunakan identitas asli untuk menyerang.

Selain merusak citra orang lain, tujuan lain para hater adalah mendapatkan perhatian. Bahkan ketika kalian merespon pesan negatif itu dengan candaan, mereka tetap merasa senang. Artinya, mereka berhasil menarik perhatian.

Memang sulit menghentikan hater. Kemungkinan satu-catunya cara untuk mencegah kebencian online adalah mengikuti nasihat klasik yang berbunyi, "jangan lakukan, katakan dan menjadi apa pun". Kalian memang tidak bisa memprediksi kapan akan menjadi target hater. Namun, ada sejumlah langkah sederhana untuk mengatasi hater.

Ini 3 Cara Tangkal Hater di Internet


1. Jangan Respons

Jangan pernah menanggapi pesan apa pun yang dikirim oleh hater, bahkan jika kalian menyampaikannya dengan sopan. Abaikan mereka. Ketika tidak ada yang menanggapi, biasanya mereka akan bosan dan pergi.

Memang bukan perkara mudah mengabaikan pesan-pesan negatif tentang kalian, apalagi jika tersebar luas di internet dan bisa dibaca orang lain. Jika kalian termasuk orang yang susah menahan amarah, sebaiknya istirahat sejenak dari dunia maya. Lakukan hal itu sesering mungkin jika hater terus mencecar dengan pesan-pesan mereka.

2. Hapus Komentar Negatif

Jika hater terus menerus mengirim pesan di akun media sosial seperti Facebook, YouTube atau blog, solusi sederhananya adalah hapus komentar tersebut. Terutama jika pesan-pesan tersebut berkaitan dengan kekerasan, seksisme, rasis atau homofobia.

Perlakukan hater di ruang online kalian seperti di dunia offline. Jika mereka tidak menghargai, maka kalian bisa menjauh.

3. Blokir Akun Hater

Mengontrol percakapan di media sosial memang bukan perkara mudah. Jika banyak komentar sudah di luar kendali, sebaiknya blokir akun-akun yang dianggap mengganggu tersebut.

Memblokir akun hater merupakan cara jitu, jika mereka tetap saja berkicau tentang berbagai hal negatif yang mengganggu. Karena tentunya tidak ada satu orang pun yang ingin dimaki setiap hari, kan?

Tiga cara di atas bisa kalian ikuti, jika hater terus mengganggu dengan berbagai komentar negatif mereka.


Cara Proteksi Flashdisk dengan Kata Sandi


Cara Proteksi Flashdisk dengan Kata Sandi


Flashdisk bisa dibilang merupakan salah satu aksesori wajib bagi pemilik laptop atau komputer. Fungsinya apalagi kalau bukan untuk menyimpan dan menyalin file dari satu perangkat ke perangkat lainnya.

Kapasitas flashdisk pun seiring dengan kemajuan teknologi kian besar. Belasan tahun lalu, kapasitas flashdisk masih di kisaran puluhan atau ratusan MB, tetapi kini kapasitas flashdisk sudah mencapai satuan TB. Sebut saja Kingston yang awal tahun 2017 memamerkan flashdisk berkapasitas 2TB di ajang CES 2017.

Nah, kalau kamu sering menyimpan file dan folder penting di flashdisk, sebaiknya kamu memproteksinya dengan kata sandi (password). Caranya gampang banget, simak penjelasannya berikut.



Pertama, unduh dan pasang program DiskCryptor. Ketika program ini dijalankan, ia akan mendeteksi semua disk drives di perangkat, termasuk flashdisk.

Pilih flashdisk drive, klik tombol Encrypt, lalu akan muncul sebuah kotak dialog yang memungkinkan kamu memilih metode enkripsi. Namun, sangat disarankan untuk tidak mengubah apa pun, sehingga kamu sebaiknya langsung klik tombol Next.

Pada kotak dialog selanjutnya, ketik dan konfirmasi kata sandi yang ingin kamu gunakan. Pastikan kata sandi tersebut tidak mudah ditebak. Selanjutnya klik OK, proses enkripsi pun akan dimulai dan tunggu sampai selesai. Untuk kamu ketahui, proses ini tergantung pada seberapa besar kapasitas flashdisk kamu.

Setelah flashdisk terenkripsi, Windows tidak akan mampu mengenalinya. Yang ada, Windows justru meminta kamu untuk menformat flashdisk tersebut, tetapi abaikan saja hal itu.

Yang perlu kamu lakukan, buka kembali DiskCryptor, klik di drive flashdisk yang dituju, lalu klik Mount. Kemudian, ketik kata sandi yang telah ditetapkan sebelumnya.

Untuk mencabut flashdisk, kamu bisa mengklik Unmount dengan proses serupa, atau langsung klik Safely Remove.



Penting diketahui, orang lain memang tidak akan bisa mengakses flashdisk kamu, tetapi mereka masih bisa menformat flashdisk tersebut. Demikian dirangkum dari Ubegizmo, Selasa (8/8/2017).

Oleh sebab itu, sebaiknya kamu sudah memiliki cadangan file dan folder untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan. 

Pencuri Gondol iPhone dari Truk Berjalan

Pencuri Gondol iPhone dari Truk Berjalan

Pencuri Gondol iPhone dari Truk Berjalan


Rupa-Rupa - Adegan mencuri barang dari truk yang tengah melaju ala film Fast and Furious ternyata benar-benar bisa terjadi di dunia nyata. Sekelompok pencuri asal Rumania dilaporkan menggunakan teknik itu untuk menyasar para korbannya.

Kelompok pencuri yang terdiri atas lima pria berusia 33 hingga 43 tahun tersebut pekan ini diringkus oleh kepolisian Belanda di kota Den Haag. Mereka dicurigai menggondol iPhone dengan nilai total mencapai 500.000 euro atau lebih dari Rp 7,8 miliar dari truk yang melintas di jalan tol A73, malam hari pada 24 Juli lalu.

Gerombolan maling diduga memakai mobil van untuk mengintil truk korban. Van kemudian dipepet ke bagian belakang truk hingga nyaris bersentuhan. Sejumlah anggota komplotan lantas keluar dari sunroof di van untuk membuka kunci pintu kargo truk dan mulai mengoper barang-barang di dalamnya ke mobil mereka.

Semua dilakukan dalam keadaan kedua kendaraan masih melaju. Sopir truk pun tidak menyadari ada kendaraan yang menempel dari belakang dan isi kargonya dikuras.

Pihak polisi Belanda tadinya sangsi para pencuri benar-benar menggunakan teknik ala Fast and Furious untuk membawa kabur iPhone. Namun tidak ada penjelasan lain lagi soal pencurian dimaksud.

"Truk sedang mengangkut muatan dari poin A ke poin B tanpa berhenti. Tapi bawaannya raib. Jadi pasti kejadiannya seperti (film Fast and Furious) itu," ujar juru bicara kepolisian Belanda, Ed Kraszewski.

Selain menangkap kelima orang pencuri, polisi juga berhasil menyita barang bukti berupa iPhone curian dan movil van yang digunakan dalam aksi mereka.

Kraszewski mengatakan, pencurian ala Fast and Furious bukan terjadi kali itu saja di Belanda. Di seantero Eropa telah banyak dilaporkan kejadian serupa. Sejak 2015 sudah ada setidaknya 17 truk yang menjadi korban.

Di hampir semua kasus selalu kargo smartphone mahal yang jadi sasaran, tapi baru kali ini pelaku berhasil ditahan. Tak jelas apakah mereka terlibat di kejadian pencurian lain atau tidak.

Seperti apa aksi mereka? Polisi Rumania pernah merekam peristiwa pencurian Fast and Furious yang terjadi pada 2012 lalu. Simak selengkapnya dalam tayangan di tautan berikut.




Di Kota ini SMS Sambil Berjalan Bisa Didenda Rp 1,3 Juta

Di Kota ini SMS Sambil Berjalan Bisa Didenda Rp 1,3 Juta


Saat ini, salah satu hal yang kerap dilakukan seseorang saat sedang berjalan kaki adalah berkirim pesan atau SMS. Namun dalam waktu dekat, kegiatan itu akan menjadi hal terlarang dilakukan di kota Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat.

Alasannya, pemerintah kota Honolulu dipastikan melarang pejalan kaki menggunakan smartphone-nya sambil mengirimkan SMS. Dikutip dari The Verge, Senin (31/7/2017), pemerintah kota akan mengenakan denda bagi pejalan kaki yang melanggarnya.

Walikota Honolulu, Kirk Caldwell, menyebut peraturan ini merupakan pengingat bagi orang-orang agar berkonsentrasi saat berjalan termasuk mencegah kecelakaan. Statistik mencatat, ada 11 pejalan kaki yang cedera akibat tak memerhatikan jalan dalam kurun waktu 2000 hingga 2011. 

Sebagai informasi, Honolulu menjadi satu-satunya kota di Amerika Serikat yang cukup ketat menerapkan peraturan semacam ini. Kota tersebut telah melarang penggunaan perangkat, seperti smartphone, laptop, pager, PDA, gim, termasuk kamera saat berjalan kaki.

Tak hanya saat berjalan kaki, pemerintah setempat juga melarang penggunaan perangkat mobile saat mengemudi. Namun peraturan ini memberikan kebebasan untuk petugas jalanan dan masyarakat yang menghubungi nomor darurat, 911.

Menurut rencana, peraturan ini akan mulai berlaku efektif pada 25 Oktober 2017. Adapun denda yang dikenakan bagi pelanggar adalah US$ 15 sekitar Rp 197 ribu sampai US$ 35 atau sekitar Rp 450 ribu untuk pelanggaran pertama, US$ 35 atau sekitar Rp 450 ribu sampai US$ 75 atau sekitar Rp 985 ribu untuk pelanggaran kedua, dan US$ 75 atau sekitar Rp 985 ribu hingga US$ 99 Rp 1,3 juta kali ketiga. 

Meski dalam waktu dekat mulai diberlakukan, peraturan ini nyatanya mendapat banyak penolakan dari masyarakat. Bahkan, bentuk penolakan tersebut juga dilayangkan ke dewan kota karena dianggap mengatur hal yang terlalu penting.

Honolulu sebenarnya bukan wilayah pertama di Amerika Serikat yang menerapkan peraturan serupa. Sebelumnya, kepolisian Fort Lee, New Jersey, juga mulai menerapkan denda sebesar US$ 85 untuk pejalan kaki yang tertangkap SMS-an sambil berjalan.

Peraturan itu sendiri sudah mulai diterapkan sejak 2012. Tak berbeda jauh dari Honolulu, peraturan ini dibuat karena jumlah pejalan kaki yang mengalami kecelakaan di Fort Lee cukup tinggi.


Game PlayStation 5 Diprediksi Hadir 2019, Bukan 2018

Game PlayStation 5 Diprediksi Hadir 2019, Bukan 2018

Game PlayStation 5 Diprediksi Hadir 2019, Bukan 2018


Sony mungkin baru saja merilis konsol game canggih PlayStation 4 Pro pada akhir tahun 2016 lalu, tapi terbentang jalan yang cukup panjang menuju kehadiran konsol generasi selanjutnya. Tentu saja, di sini kita membicarakan PlayStation 5 (PS5).

Seorang analis dari Wedbush Securities, Michael Pachter, mengatakan kepada GamingBolt, jika PS5 kemungkinan baru bakal hadir di pasaran pada tahun 2019. Menurutnya, PS4 Pro memiliki performa yang lebih baik ketimbang versi orisinalnya dan ini menjadi separuh langkah Sony untuk menghadirkan PS5.

"Ekspektasi saya adalah PS5 tidak akan keluar pada 2018. Itu baru akan hadir pada 2019 atau 2020, tapi kemungkinan 2019. Sony sedang mempertimbangkan waktu yang tepat karena mereka akan membawa perangkat yang mendukung resolusi 4K ketika pasar televisi 4K sudah mencapai 50 persen di Amerika Serikat dan 35 persen di dunia," kata Pachter, dilansir Gamespot.

Kompetitor mereka di industri konsol video game, Microsoft, telah mengumumkan bakal meluncurkan konsol 4K Xbox One X pada November ini. Sementara untuk model Xbox selanjutnya masih belum diketahui kapan bakal dirilis.

Mengingat Xbox memiliki kemampuan 'backward compability' atau bisa memainkan game-game di konsol generasi sebelumnya, Pachter berpendapat PS5 kemungkinan bakal mendukung kemampuan itu juga.

"Apakah PS5 bisa memainkan game-game yang dibuat untuk PS4 Pro? Itu pertanyaannya. Tapi saya pikir bakal bisa. Jadi, mereka akan membangun konsol dengan kemampuan memainkan game konsol generasi sebelumnya. Shawn (Layden, Presiden dan CEO Sony Interactive Entertainment America) bicara jujur ketika ia mengatakan PS5 adalah konsol yang sepenuhnya matang," papar Pachter.

Beberapa bulan lalu, seorang analis lain dari Macquarie Capital Securities, Damian Thong, memiliki pendapat berbeda di mana ia mengatakan Sony mungkin bakal merilis PlayStation generasi selanjutnya pada paruh kedua 2018.

Sepertinya Sony sendiri belum akan berbicara apa-apa mengenai PS5. Ketika mengumumkan PS4, Sony memilih waktu sembilan bulan sebelum peluncurannya. Sementara PS4 Slim dan PS4 Pro diungkap hanya satu minggu dan dua bulan sebelum rilis.


5 Media Sosial Populer yang Kini Meredup

5 Media Sosial Populer yang Kini Meredup

Inovasi tak dimungkiri telah menjadi bagian dari media sosial. Dari masa ke masa, pengguna internet selalu dihadapkan dengan media sosial yang berbeda dan menawarkan kemampuan lebih beragam.

Namun, sama seperti di lini bisnis lain, tak seluruh media sosial dapat selalu bertahan. Ada beragam alasan sebuah media sosial ditinggalkan pengguna, mulai dari ada platform lain yang lebih baik atau sekadar bosan.

Selain Instagram dan Snapchat yang kini menjadi primadona, sebenarnya ada beberapa media sosial lain yang sempat mengalami masa kejayaan sekitar tahun 2000-an.

Tak hanya di dunia, sebagian besar media sosial ini juga menjadi pilihan utama pengguna internet Indonesia. Apa saja? Simak daftarnya yang sudah kami rangkum dari beberapa sumber:

1. Friendster

Media sosial pada era 2000-an ini sempat begitu populer. Dibangun oleh programmer Jonathan Abrams pada 2002, Friendster berkembang dengan cepat.

Laporan mencatat tak kurang dari 115 juta orang di dunia menjadi anggota Friendster pada 2008. Selain memberikan kesempatan bagi pengguna untuk melakukan personalisasi akunnya, berkirim testimoni juga menjadi fitur andalan media sosial ini.

Namun, kedigdayaan media sosial ini tak berlangsung lama. Facebook yang ketika itu tengah merangkak naik, dengan cepat menarik hati para pengguna internet di seluruh dunia.

Akibatnya, media sosial ini terbebani masalah teknis sehingga pada 2006 penggunanya turun drastis di Amerika Serikat. Sempat terseok, Friendster yang dibantu pengguna di wilayah Asia Tenggara didesain ulang sekitar 2009.

Namun, pada 2011, media sosial ini mulai kehilangan pamor dan semakin ditinggal pengguna. Pada tahun yang sama, media sosial ini berubah dan meluncur kembali sebagai situs bermain gim.

2. MySpace

Selain Friendster, media sosial yang juga sempat populer pada era 2000-an adalah MySpace. Hadir sebagai platfrom untuk berjejaring bagi penggemar musik, platform ini sempat menjadi ajang komunikasi band dan penggemarnya.

Saat berada di puncak popularitas, laporan mencatat, pengunjung MySpace dapat mencapai 75,9 juta orang dalam sebulan. Namun, kondisi itu juga tak bertahan lama dan pengguna MySpace pun berangsung terus berkurang.

Pada 2011, kepemilikan MySpace beralih ke Viant. Ketika itu, Viant membeli platform yang diciptakan oleh Chris DeWolfe dan Tom Anderson ini dengan nilai US$ 35 juta atau sekitar Rp 471 miliar.

Setelah itu, pada Februari 2016, Time Inc secara resmi mengumumkan akuisisi Viant. Dengan adanya akuisisi tersebut, Time Inc telah menggabungkan data, analisis, dan iklan pelanggannya dengan data yang dimiliki Viant.

3. Foursquare

Foursquare sempat begitu populer di kalangan pengguna internet Indonesia sekitar 2009. Melalui platform ini, pengguna dapat berbagai lokasi dengan orang lain. Layanan ini sempat menjadi media efektif untuk suatu tempat, baik itu restoran, kafe, ataupun toko.

Meski masih bertahan sampai sekarang, pengguna Foursquare dikabarkan terus menurun. Pertengahan 2014, Foursquare sempat merilis platform baru dan terpisah dari layanannya, yakni Swarm.

Namun, akhir tahun lalu sempat tersiar kabar bahwa nilai valuasi perusahaan sempat turun karena ditinggal oleh CEO-nya, Dennis Crowley, yang memilih menjabat sebagai Executive Chairman.

Pengganti Crowley, Jeff Glueck, pun membantah kabar tersebut. Akan tetapi, ia tak menampik perusahaan memang tak terlalu menonjol selama periode 2009 atau 2010.

4. Plurk

Plurk merupakan media sosial berbasis microblogging yang mulai meraup kepopuleran di Indonesia sekitar 2009. Adapun platform ini menawarkan layanan mirip Twitter dengan memberi kesempatan penggunanya untuk menuliskan status yang dikenal sebagai plurk dengan panjang maksimum 140 karakter.

Pengguna di Indonesia yang terus tumbuh membuat Plurk terus mengembangkan sayapnya. Pada 2013, Plurk akhirnya merilis akun Plurk Indonesia sebagai akun resmi yang hadir untuk pengguna di Tanah Air.

Kendati demikian, pengguna Plurk sendiri sudah tak sebanyak saat masih digandrungi pengguna internet Tanah Air. Saat ini, Plurk sendiri masih digunakan secara terbatas dan belum benar-benar ditinggal penggunanya.

5. Koprol

Berbeda dari media sosial lain, Koprol merupakan jejaring sosial buatan dalam negeri. Media sosial ini memberitahu lokasi sesama pengguna Koprol dan menghubungkannya dengan pengguna lain yang berada di tempat sama.

Sempat begitu populer, media sosial yang dikembangkan oleh Satya Witoelar, Fajar Budiprasetyo, dan Daniel Armanto ini pun sempat menarik perusahaan teknologi asing. Tahun 2010, Yahoo menyatakan resmi mengakuisisi Koprol.com. 

Namun, tak disangka, perkembangan Koprol dianggap tak sesuai dengan rencana Yahoo. Pada Agustus 2012, Yahoo pun memutuskan untuk menyetop layanan Koprol dan memecat sejumlah karyawan. Setelah itu, kabar mengenai Koprol pun tak lagi dikembangkan.


Kategori

Kategori