Showing posts with label Tips Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Tips Kesehatan. Show all posts

Trik Akali Kecanduan Kopi

Trik Akali Kecanduan Kopi


Sekarang ini, kopi sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang tak bisa lepas dari keseharian banyak orang. Artinya, ada banyak orang yang kecanduan kopi. 

Walau memang memiliki banyak manfaat kesehatan, kafein dalam kopi membuatnya tak lepas dari efek samping. Jika Anda termasuk salah satu orang yang kecanduan kopi, ada beberapa cara agar bisa melepaskan diri.

Melansir The Health Site, enam makanan pilihan dari ahli nutrisi Urvashi Sawhney ini akan bisa membantu mengatasi kecanduan kopi Anda.

1. Yoghurt


Jika tiba-tiba memangkas asupan kafein, Anda bisa mengalami konstipasi. Ini karena tubuh sudah terbiasa dengan efek diuretik dari kafein.

Mengonsumsi lebih banyak probiotik seperti yoghurt akan membantu melancarkan sistem pencernaan setelah ditinggalkan kafein.

2. Telur


Makan sarapan yang kaya akan protein akan memberi Anda nutrisi dan energi untuk aktif seharian. Salah satu sumber makanan adalah telur.

Makan telur di pagi hari akan memberi Anda suntikan energi yang biasanya Anda dapatkan dari kafein.

3. Ginseng


Menambahkan satu sendok teh ginseng ke dalam secangkir susu atau semangkuk sereal bisa membantu Anda menghilangkan keinginan untuk minum kopi.

4. Biji Labu


Segenggam biji labu atau kacang almond di sore hari akan membantu Anda menambah tenaga untuk menghadapi sisa hari. Sesuatu yang biasanya Anda dapatkan dari secangkir kopi sore.

5. Jus lemon


Anda bisa mengganti minuman berkafein favorit dengan jus lemon. Walaupun mungkin rasanya jauh berbeda, meminum jus lemon bisa membantu Anda mencukupi asupan cairan harian dan menurunkan keinginan untuk mencemil sekaligus minum kopi.


6. Teh peppermint


Jika Anda mencoba untuk menjauhkan diri dari minuman berkafein sehari atau dua hari, Anda akan mulai merasakan simtom kecanduan, seperti sakit kepala.

Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa meminum secangkir teh peppermint yang akan mengurangi sakit kepala Anda.


Agar Sehat, Jangan Lupa Konsumsi Serat


Anjuran untuk rutin mengonsumsi bahan makanan sumber serat mungkin sudah sering Anda dengar. Namun, tahukah Anda mengapa serat bisa menyehatkan?

Serat, terutama terdapat pada buah, sayuran, serelia utuh, dan kacang-kacangan, selama ini identik sebagai pencegah konstipasi. Tetapi, makanan sumber serat itu juga memiliki manfaat yang luas, misalnya menjaga berat badan, mencegah penyakit kronik, serta menyehatkan kulit.

Menurut dr.Rida Noor, Spesialis Gizi Klinik, buah dan sayur penting dikonsumsi setiap hari, minimal lima porsi. "Bukan hanya sebagai sumber vitamin dan mineral, tapi juga serat," ujarnya dalam acara bertajuk "Ibu Cerdas, Pastikan Asupan Serat untuk Keluarga" yang diadakan oleh PT.Kalbe Farma melalui produk Vegie Fruit di Jakarta.

Rida menjelaskan, serat diperlukan bagi saluran pencernaan, mulai dari mulut hingga ke usus.

"Serat perlu dikunyah dengan cermat. Proses mengunyah ini merangsang keluarnya enzim-enzim pencernaan. Di usus, serat membantu mengikat kolesterol dan zat tidak diinginkan dan mengeluarkannya dari tubuh bersama ampas makanan," papar dokter dari RSCM Jakarta ini.

Selain itu, vitamin dan mineral dalam buah dan sayuran juga mengandung antioksidan yang diperlukan untuk daya tahan tubuh dan kesehatan kulit.

"Vitamin A dan C dalam buah juga bisa merangsang produksi kolagen yang akan menjaga elastisitas kulit," kata Rida.

Lima porsi

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara umum konsumsi sayuran dan buah-buahan yang dianjurkan untuk hidup sehat adalah 400 gram per orang per hari, yang terdiri dari 250 gram sayur (setara dengan 2 porsi atau 2 gelas sayur setelah dimasak dan ditiriskan) dan 150 gram buah.

Asupan buah itu setara dengan 3 buah pisang ambon ukuran sedang atau 1 potong pepaya ukuran sedang atau 3 buah jeruk ukuran sedang.


Bagi masyarakat Indonesia, terutama balita dan anak usia sekolah dianjurkan untuk mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan 300-400 gram per orang per hari dan bagi remaja dan orang dewasa sebanyak 400-600 gram per orang per hari. Sekitar dua-pertiga dari jumlah anjuran konsumsi tersebut adalah porsi sayur.
Sayangnya, konsumsi serat orang Indonesia tergolong kurang. Menurut data Riset Kesehatan Dasar 2013, hanya 5 persen orang Indonesia yang rutin makan sayur dan buah setiap hari.

"Kalau ada sayur dan buah baru dikonsumsi, tapi kalau tidak ada tidak dicari," kata Sakri Sab’atmaja, SKM, Msi selaku Kepala Subdit, Advokasi Kemitraan Kementerian Kesehatan RI, dalam acara yang sama.

Ia menambahkan, konsumsi buah dan sayuran yang rendah meningkatkan risiko terhadap penyakit-penyakit tidak menular seperti jantung, diabetes, dan juga stroke.

"Penyakit tidak menular lebih banyak disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, termasuk pola makan yang kurang sayur dan buah itu," kata Sakri.

Untuk mencegah penyakit tidak menular, sejak usia anak-anak, bentuklah kebiasaan sehat yang akan terus terbawa hingga dewasa.  Selain memiliki pola makan yang sehat, ajak anak rutin melakukan aktivitas fisik.

Trik Orang Sukses Jika Sore Hari Lemas

Trik Orang Sukses Jika Sore Hari Lemas

Trik Orang Sukses Jika Sore Hari Lemas

Mungkin saja Anda juga kerap merasakannya, sore hari yaitu saat yang begitu merasa lambat. Sesudah bekerja dari pagi hari, daya Anda umumnya bakal segera alami penurunan, terasa putus harapan, juga rawan pada beragam masalah. Tak ada yang dapat hindari hal semacam ini, termasuk juga seseorang CEO meskipun. 

Ketidaksamaan besarnya dengan orang berhasil yaitu mereka tak membiarkan saat di kantor terbuang percuma. Di bawah ini yaitu cara-cara untuk selalu produktif selama seharian dari beberapa orang berhasil. 

1. Menjadwalkan pertemuan

Rutinitas yang monoton dapat dialami oleh semua orang, sehingga tidak ada salahnya membuat sesuatu yang baru di dalam jadwal Anda, seperti pertemuan di sore hari.
Beberapa orang sukses membuat pertemuan di sore hari untuk menjaga energi mereka dan menghindari segala bentuk penggunaan sosial media.

2. Fokus pada napas

Ketika Anda mulai merasa lelah di sore hari, pergilah ke sebuah tempat yang tenang, dan lakukan 3 kali pernapasan dengan mata tertutup.
Caranya ambil napas dalam-dalam dengan menggunakan perut bagian bawah, kemudian dengan otot perut, keluarkan udara dari mulut secara cepat.

3. Lakukan pekerjaan yang kreatif

Di sore hari Anda juga bisa melakukan sesuatu yang membantu Anda melatih kreativitas, sekaligus mendapatkan energi, salah satunya adalah menggambar. Bawalah benda yang bisa mengasah kreativitas Anda kemanapun, sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan, Anda bisa langsung menggunakannya.

4. Jadi aktif

Ketika Anda merasakan penurunan energi di sore hari, ambil waktu sekitar 10 sampai 20 menit untuk sekedar berjalan-jalan, melakukan meditasi, atau mendapatkan udara segar di luar kantor.

5. Sehatkan tubuh


Merasa perlu memperbaiki energi secara instan? Perhatikan jenis makanan dan minuman ringan yang Anda konsumsi. Gantilah dengan teh hijau atau jus untuk mengembalikan energi.


Kategori

Kategori