Gibran saat Salam Komando dengan Agus

Gibran saat Salam Komando dengan Agus

Gibran saat Salam Komando dengan Agus


Putra sulung Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono hari ini bertandang ke Istana. Kunjungannya ini untuk menyerahkan undangan peresmian The Yudhoyono Institute sekaligus meminta wejangan dari Presiden Joko Widodo.

Kira-kira setelah satu setengah jam melakukan pertemuan tertutup, kemudian wartawan Istana diminta menuju Ruang Lounge Kepresidenan di dekat Istana Merdeka. Ternyata di ruangan itu ada Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, serta Agus Harimurti Yudhoyono.

"Monggo Mas Agus duduk di tengah saja. Saya biar keluar. Gibran biar nemenin Mas Agus. Silakan," kata Jokowi di Ruang Lounge Kepresidenan, Kompleks Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (10/8).

Memang tadinya ketika wartawan masuk ke ruangan itu, ada tiga kursi. Jokowi duduk di kursi tengah sementara kanan Jokowi ada putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka dan di kirinya ada Agus Harimurti Yudhoyono.

"Tadi dengan sangat baik diskusi ngobrol dengan Mas Gibran, silaturahmi, diskusikan banyak hal," ucap Agus membuka pembicaraan.

"Tidak hanya institute saja, tadi Presiden Jokowi juga sampaikan kepada saya bahwa memang perkembangan dunia begitu cepat, anak-anak muda diharapkan jadi bagian yang memajukan bangsa," imbuhnya.

Setelah kira-kira 8 menit Agus dan Gibran melakukan konferensi pers, wartawan Istana meminta keduanya untuk foto bersama. Namun keduanya foto secara kaku hanya dengan posisi tegap.

Salam komando gibran dan agus


"Mas salam komando sama Mas Gibran," sahut salah satu wartawan.

Keduanya pun kemudian salam komando. Gibran sempat nyeletuk saat melakukan salam komando.

"Wah ini pasti nanti jadi meme," celetuk Gibran Rakabuming Raka.

Gibran bercerita, dia mengaku memang sengaja datang ke Istana untuk bertemu dengan Agus Yudhoyono. Dengan gaya pakaiannya yang santai, Gibran menyebut hanya ingin menemani makan siang.

"Saya cuma nemenin makan siang aja. Spontan saja ada tamu spesial Mas Agus, kan dari dulu saya pengen ketemu," ucap Gibran. 

"Saya izin ke Bapak, Pak boleh gabung enggak? Boleh. Saya langsung lari ke Istana," tambah Gibran.




EmoticonEmoticon