Angelina Jolie Rela Kehilangan 2 Payudara


Pria mana yang tertarik dengan tubuh seksi aktris Hollywood Angelina Jolie. Dulu ia sering mengumbar keindahan payudaranya, kini 2 payudaranya diangkat karena berisiko kena kanker.

Namun, anak-anak mengubahnya menjadi seorang wanita yang berani mengambil langkah yang mungkin sulit dipilih kebanyakan wanita dengan mastektomi. 

Di usianya yang masih muda yakni 37 tahun, tunangan Brad Pitt ini harus mengambil keputusan yang sulit dengan mengangkat payudaranya (mastektomi) sebagai langkah pencegahan terkena kanker. Kini Jolie pakai payudara implan. 

Payudara memang aset berharga bagi wanita. Mungkin itupula yang membuat Jolie tak mudah mengambil keputusan untuk menjalani mastektomi.

Tapi, rasa cintanya kepada ke-6 anaknya membuatnya berani melakukannya. Cinta dan dukungan dari keenam anak dan tunangannya Brad Pitt, membuatnya berani melewati prosedur mastektomi.

"Ini untuk meyakinkan bahwa mereka tak menghadapi sesuatu yang membuat mereka tidak nyaman. Mereka bisa melihat bekas luka kecil dan itu saja. Selebihnya Mommy sama seperti biasanya. Dan mereka tahu kalau saya mencintai mereka dan akan melakukan apapun agar bisa bersama mereka selama saya bisa," ujar Jolie.

Jolie sejak Februari 2013 sudah menjalani perawatan untuk melakukan masektomi. Namun ia merahasiakan semuanya hingga mengungkapkannya dalam Editorial di New York Times 14 Mei 2013.

Langkah berani yang dipilih Jolie setelah ia mengetahui kalau dirinya pembawa gen kanker BRCA1. Menurut ahli medis, seseorang dengan gen BRCA1 berisiko 65 persen terkena kanker payudara.

"Dokter saya memperkirakan saya 87 persen berisiko kena kanker payudara dan 50 persen kanker ovarium," tulis wanita berusia 37 tahun itu seperti dikutip Dailymail, Selasa (14/5/2013).

Jolie merasa bersyukur, selain anak-anaknya masih ada tunangannya Brad Pitt yang setia menemaninya.

"Saya beruntung memiliki pasangan Brad Pitt, yang begitu mencintai dan mendukung. Jadi siapa saja yang memiliki istri atau pacar yang melalui ini, ketahuilah kalau Anda adalah bagian yang sangat penting untuk melaluinya".

"Kami tahu kalau ini hal yang benar untuk dilakukan keluarga kami dan ini akan membuat kami lebih dekat lagi".

Meski berat, Jolie yakin kalau mastektomi ganda tak akan mengubah cara dia melihat dirinya dan sisi kewanitaannya. Ia menambahkan, hasil bedah rekonstruksi bisa terlihat indah. "Saya tak merasa kurang sebagai seorang wanita".

"Saya merasa lebih kuat dengan membuat keputusan yang berat sehingga tak akan mengurangi feminitas saya".

Bintang bom seks itu juga berharap langkah yang dipilihnya itu bisa mendorong wanita lain untuk mempertimbangkan pilihannya. 

"Saya menulis ini sekarang karena saya berharap wanita lain bisa mendapatkan manfaat dari pengalaman saya. Kanker masih menjadi kata yang menakutkan hati orang, yang membuat orang merasa tak berdaya".

"Tapi hari ini kemungkinan menemukan kerentanan terhadap kanker payudara dan ovarium bisa diketahui dari tes darah sehingga bisa mengambil tindakan".

"Saya memilih tidak menyimpan cerita saya pribadi karena ada banyak wanita yang tidak tahu bahwa mereka mungkin hidup di bawah bayang-bayang kanker. Saya berharap mereka juga bisa menguji gen, dan jika mereka berisiko tinggi, ketahuilah kalau mereka memiliki pilihan yang kuat," pungkas Jolie.

Ibunda Jolie pada 2007 meninggal dunia usai mengalami kanker ovarium. Namun, dari hasil tes menunjukkan kalau ia berisiko 87 persen terkena kanker payudara dan 50 persen kanker ovarium. Namun, dengan mastektomi risikonya bisa berkurang menjadi 5 persen. 


EmoticonEmoticon